SPESIFIKASI KAWASAKI FURY 125CC

Wednesday, November 18, 2009 | 0 comments

KAWASAKI FURY 125CC MotorShow 2009 at Gaisano Mall of Davao





TECHNICAL SPECIFICATION

Machine type: 4-step valve SOHC 2
Cilinder number of cc : 124.6cc
Diameter x Step: 56 x 50.6mm
Comparison of Compression: 9.8: 1
Maximum power: 9.9 PS/8000 rpm
Maximum Torque: 8.6 Nm/6000 rpm
Carburettor: Keihin PB18
Starter Starter system: Kick Starter & Electric Starter
Transmission types: Type Rotari
Number of transmission: 4-speed
Pattern transfer Tooth: N-1-2-3-4-N (Rotary)
Gear Type Final Reduction System: Gear
Gear ratio Ke1 3,000 (36/12)
Ke2 1,938 (31/16)
Ke3 1,350 (27/20)
Ke4 1,087 (25/23)
Final Drive System: Chain Drive
Overall drive ratio: 9634 @ TopGear
Ignition system: DC-CDI
Lubricant system: Forced Lubrication
Filter oil system: DFLS (Double Filter Lubrication System)
Lubricant capacity: 1.1 liter
Type of machine oil: API SE, SG, or SF / SAE
Spark plug : NGK C6HSA
Type: Full Frame
Front: Teleskopik - Fork
Back Suspension: Swing Arm Monoshock
Length x width x height: 1,920 x 695 x 970 mm
Distance axis Wheel: 1.240mm
Seat height: 150mm
Julur Depan : 280mm Home back: 280mm
Julur Belakang : 400mm Back back: 400mm
Maximum weight: 104 kg
Front brake: hydraulic, single disc, 2 piston caliper
Back brake: hydraulic, single disc, 2 piston caliper
Tank Capacity: 5.2 liter
Baggage capacity: 4.5 liter
Handle Bar length: 6.95mm
Turn the Corner Bar Handle: 42.5 ⁰
Dimension Front Tire: 70/90-17
Dimensions: Rear Tire 80/90-17
Front 2.50-17 4PR
Rear 2.75-17 4PR
Wheel rim: Cast Aluminum Alloy Wheel
Saat Pembukaan Katup : When Opening Valves:
Inlet:
Open: 20 ⁰ before TMA
Closed: 60 ⁰ after TMB
Duration: 260 ⁰
Exhaust : Exhaust:
Open: 55 ⁰ before TMA
Closed: 25 ⁰ after TMB
Duration: 260 ⁰
Electricity:
Battery: 12V5 AH
Lights
Type: Semi Sealed beam
Head lamp: 12V (18/18W) X2
Brake light / brake: 12V (5/18W)
Alternator:
Type: Outer rotor
Average output: 1.6A/16V @ 6000rpm
When ignition: From 10 ⁰ before the TMA @ 1,200 rpm up to 31.5 ⁰ before the TMA @ 4500 rpm
Color: Black metallic, Lime Green, Blue metallic

Chrome Lamborghini Tuning Sport Car

| 0 comments


Chrome Lamborgini Tuning Sport Car

GAMBAR MODIFIKASI MOBIL BMW KLASIK

| 0 comments

Berikut adalah gambar modifikasi mobil-mobil klasik pabrikan mobil asal jerman yang terkenal BMW, Silahkan Menikmati:

Image
Bmw Klasik modifikasi

Image
Bmw Klasik Modif

Image
Klasik Modifikasi Mobil Bmw

Image

GAMBAR MODIFIKASI MOTOR SUPERMOTO

| 0 comments



 
 GAMBAR MODIFIKASI MOTOR SUPERMOTO

Anda pasti menduga, basis motor ini buatan Jepang. Keliru besar. Justru, aslinya produksi China, dari merek Dayang. Bahkan, model aslinya adalah bebek.

Motor ini milik Aditya Wisnu Wardana asal Banyumas, Jawa Tengah. Ia pengin motornya dirombak jadi supermoto. Untuk penggarapan, hal itu dipercayakan kepada Suswanto dari rumah modifikasi Billy Custom (BC).

Sebagai penyebar virus WJS, Suswanto tetap memberi sentuhan streetfighter pada motor buatan 2006 ini. Niatnya, motor ini pengin dibikin full streetfighter. Namun, Adit ingin gaya supermoto karena motornya sering dipakai wara-wiri Purbalingga-Purwokerto. Jadi, ia butuh motor multifungsi untuk mobilitas tinggi dan gaya," terang Wanto, panggilan gaul Suswanto.

Dari bebek jadi model supermoto jelas dibutuhkan banyak perubahan, termasuk rancang bangun kerangka. Secara material, kerangka asli perlu diganti. Bahkan, bagian atas underbone pada kerangka utama ditambahi material yang lebih kuat. Titik utamanya di belakang komstir, lantas ditarik ke belakang hingga bagian bawah jok.

Tulang baru itu multifungsi. Selain sebagai dudukan tangki dan jok, tulang baru itu sekaligus jadi rangka utama yang baru. Dengan begitu, motor tampak lebih kokoh. Agar tampilan tambah sangar, Wanto menambah deltabox variasi dari bahan pipa 2 inci, membuat bagian tengah tampak padat.

Perubahan Bodi saja, tanpa diimbangi ubahan pada kaki-kaki, tentu tidak mendapatkan hasil sempurna. Untuk kaki-kaki depan, bagian itu dikanibal dari Honda GL-Pro dengan pertimbangan lebih kuat dan lebih jangkung. Bentuk ini cocok untuk membangun bentuk supermoto. (Andika)

sumber : kompas.com

Chevrolet Camaro "Bumblebee" STYLE Modifikasi

| 0 comments



 
 
Chevrolet Camaro "Bumblebee" STYLE Modifikasi

Buat sebagian masyarakat Amerika, Chevrolet Camaro bukan hanya memiliki desain yang cantik, melainkan juga punya nilai sentimentil lain sehingga membuatnya tetap dicintai.

Tak heran, Mr X begitu antusias merestorasi Camaro berkode Z28 generasi kedua produksi 1972 ini. Proyek ini didedikasikan untuk menyambut kehadiran Chevrolet Camaro "Bumblebee" SS 2010 yang sekitar 2 bulan silam masuk ke Indonesia sebagai properti pameran pertama kalinya yang disponsori PT General Motor AutoWorld Indonesia (ATPM Chevrolet di Indonesia).

Camaro diciptakan sebagai pesaing Ford Mustang, yang pada era 1960-an melenggang sebagai satu-satunya pemegang sekaligus pionir pembentuk kelas pony car, dalam jajaran industri mobil Amerika.

Mr X memodifikasi Camaro—yang ia peroleh 3 tahun lalu di Desa Cihideung berupa bodi saja—karena dipicu oleh bentuknya yang sporty, berpenggerak roda belakang, dan idealnya dibekali mesin V8 dengan mounted-up front.

Untuk mendapatkan hasil sempurna, Camaro serupa dibeli dari Amerika. Tujuannya untuk melengkapi yang sudah ada sebelumnya," papar Mr X yang memiliki tim sendiri untuk menggarapnya. Proses restorasi menghabiskan waktu 20 hari, dimulai akhir Agustus lalu.

Setelah melengkapi semua fender dalam satu bodi, Mr X melakukan proses sandblasting untuk mengikis dan mencegah karat timbul kembali. "Proses menggunakan pasir Kaliki yang disemprot ke body tergantung bodi bawaan dan memakan waktu 2 harian," papar Seto, operator sandblisting.

Lalu, sentuhan dilakukan pada interior. Beberapa komponen diganti dengan yang baru, termasuk di antaranya karpet, hard board, dan pemasangan bahan pelapis yang sesuai.

Dapur pacu V8 merupakan yang terkini. Mesin itu mengaplikasi sistem transmisi dari Muncie yang memiliki 4-percepatan otomatis. Selain itu, ada penambahan converter torsi merek Turbo Hydramatic. Keistimewaannya, alat ini memungkinkan torsi mesin mengalir ke roda dengan lebih bebas. (Rudy)

sumber: kompas.com

MODIFIKASI HONDA BEAT LOW RIDER

| 0 comments


 

 
 STYLE MODIFIKASI HONDA BEAT LOW RIDER

Jangan pernah bosan menyaksikan modifikasi hasil seniman Bali. Karya mereka sanngat inovatif dan punya nilai seni yang tinggi. Kalau kurang percaya, nih tengok Honda BeAT 2008 garapan Kadek Deny Irawan.

Paling menonjol, desain ujung knalpot yang terpisah mengikuti lingkaran pelek. Sebagian tertutup oleh cover, sehingga seperti tidak mempunyai knalpot. Trus, sepatbor belakang model H-D yang menutupi ban hampir mendekati permukaan jalan. Termasuk juga desain setangnya.

Lalu, yang tidak kelihatan, suspensi depan dan belakang. Apa keistimewaannya? Bisa naik-turun dan Denny menerapkan sistem motorized. Jadi, tinggi-rendahnya diatur dengan menekan tombol yang ditempatkan pada - semacam- dasbor yang diletakkan di atas dek depan. Di situ juga terdapat tombol untuk pengatur audio.

Bedanya dengan air suspension yang menggunakan kantung udara dari tabung kompresor (seperti kebanyakan dipakai pada mobil), kalau motorized mengandalkan aliran listrik. "Karena itu, aki standar yang 12 volt menjadi 25 volt," ungkap Deny.

Terobosan lain, skubek dengan sasis dirancang ulang menggunakan besi model kotak dengan ketebalan 1 cm, itu dilengkapi bluetooth. Sambil berkendara pun bisa menerima telepon. Jadi, kalau ada panggilan, lanjut Deny tinggal langsung ngomong saja.

Kesempurnaan detail dengan garis tarikan yang simetris, pantas kalau Deny menggondol hadiah satu unit motor Kawasaki KLX 150S dalam kontes modifikasi di Bali, Oktober lalu. Karyanya dinobatkan sebagai best of the best.

sumber: kompas.com
 
© Copyright 2011-2012 the best car 2011 All Rights Reserved.
Template Design by the best car 2011 | Published by Bloggers Templates | Powered by Blogger.com.